Dampak pandemik Covid-19

Hampir seluruh Negara di dunia mengalami masa kesulitan karena adanya wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19, termasuk Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia, World Health Organization (WHO) menyatakan wabah virus tersebut menjadi pandemi yang telah menyebar secara global, begitu cepat dari waktu ke waktu. Munculnya pandemi covid-19 yang melanda hampir di seluruh dunia mengakibatkan sendi-sendi kehidupan mengalami kelumpuhan, tak terkecuali sektor perekonomian. Perekonomian menjadi shock baik secara perorangan, rumah tangga, perusahaan berskala makro dan mikro di hampir seluruh dunia, termasuk Indonesia.  Pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan beberapa kebijakan guna menyikapi pandemi Covid-19 yang belum juga mereda sejak kasus pertama di Indonesia mengemuka pada awal Maret 2020. Berbagai upaya juga dilakukan Pemerintah Indonesia untuk mengatasi permasalahan pandemik tersebut, diantaranya dengan menghimbau masyarakat untuk berada di rumah saja. Himbauan ini sangat berdampak pada menurunnya mobilitas masyarakat, yang bermuara pada berkurangnya permintaan akan moda transportasi. Salah satu dampak yang terasa, pada penurunan pergerakan moda transportasi. Hal ini dikarenakan pemerintah membuat suatu keputusan dengan adanya sistem sosial baru yaitu sosial distancing maupun physical distancing, dan ditindaklanjuti dengan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Adanya pandemic covid 19 ini berdampak pada hampir semua sektor transportasi massal yang mengalami penurunan penumpang, tidak terkecuali transportasi udara. Oleh karenanya ‘memaksa’ semua perusahaan transportasi, termasuk transportasi udara, untuk melakukan beberapa adaptasi khusus demi dapat mempertahankan eksistensinya, dengan menerapkan strategi bisnis jitu agar dapat bertahan.

Comments

Popular posts from this blog

Seputar Sertifikasi Digital Marketing

Seputar Sertifikasi Digital Marketing